Kumpulan berbagai bumbu dari berbagai sumber yang sering digunakan. Saya akan coba memperbaharui info ini terus seiring dengan berjalannya waktu *halah*.

Asam Jawa. Asam ini paling mudah ditemukan, baik di pasar tradisional maupun modern. Kebanyakan asam ini berwarna gelap kehitaman dan ada beberapa jenis yang lain:
 

Asam Gelugur. Sering digunakan dalam masakan Sumatera, berasal dari jeruk. Biasanya bentuknya kepingan.
 

Asam Kandis. Sama dengan Gelugur, dari jeruk juga.

Asam Sunti. Yang ini asalnya dari belimbing wuluh.

Adas manis atau Anise seed

Adas manis atau Anise seed

Adas. Bentuknya seperti biji padi. Dikenal dengan adas manis, warnanya pucat. Fungsinya bisa buat kue, roti, minuman dan tentu saja masakan.

 Bentuk dan aromanya mirip kemangi, bisa saling menggantikan tapi saya tetap suka masing-masing secara terpisah.

Daun Basil

Daun Basil

Basil. Bentuk dan aromanya mirip kemangi, bisa saling menggantikan tapi saya tetap suka masing-masing secara terpisah.

 

Cabai Puyang. Dijual dalam bentuk kering, untuk memperlezat gulai.

Daun Mint. Daun yang beraroma mentol ini bisa digunakan untuk masakan, minuman atau kue.

Daun Ketumbar atau Corriander Leave atau Cilantro. Beraroma khas yang menyengat berbentuk mirip dengan seledri. Dipakai dalam masakan Cina dan Thailand seperti Tom Yum.

 

Torch lily flower atau bunga kecombrang Torch lily flower atau bunga kecombrang

Honje atau Kecombrang. Hmm ini biasanya saya pakai untuk tumis oncom leunca. Bentuknya berupa batang panjang kemerahan. Aromanya tajam khas, pakai dikit aja untuk sayur asem atau ayam goreng. Biasanya saya temukan di bagian frozen foods di supermarket.

Kapulaga. Bumbu aromatik untuk masakan, kue dan minuman. Bentuknya butiran, geprek dulu kalau mau pakai ini.

 

Lemon Cui. Bentuknya kecil dan berwarna hijau tua pekat seperti jeruk pontianak tapi lebih kecil banget. Untuk minuman dan sambal layaknya jeruk limo.

Mustard. Nah ini saya baru tau kalo bentuknya ada yang bijian, disini kan lebih banyak yang versi pasta. Warnanya kekuningan dengan aroma yang khas dan rasanya asam cenderung pahit, makanya jangan dipakai kebanyakan. Biasanya digunakan dalam burger, salad atau rendaman daging panggang.

Mirin. Ini untuk penyedap makanan dan penghilang bau amis. Minuman alkohol dari Jepang hasil dari fermentasi beras ini warnanya seperti jus apel kalengan, bening kekuningan. Untuk menghilangkan alkoholnya, panaskan sebentar dalam wajan.

Oregano. Bumbu khas Italia dijual segar, kering, lembaran atau bubuk di pasar modern.

Rosemary. Pengharum masakan panggang atau sup. Biasanya dijual  bersandingan dengan oregano dalam bentuk segar, kering atau bubuk. Gunakan sedikit saja.

Star Anise atau Pekak. Disebut star karena memang bentuknya seperti bintang. Banyak digunakan dalam masakan Cina dan merupakan komponen bumbu ngohiang yang dominan. Bisa memberi warna kemerahan pada masakan terutama untuk bebek panggang.

Thyme. Masih saudara sama oregano dan rosemary dan bukan bumbu dasar kita. Gunakan sedikit saja dalam pasta, sup atau taburan ikan panggang seperti salmon untuk menghilangkan amis.

Secang. Dari serutan kayu. Wow, baru tahu. Bisa digunakan untuk minuman untuk menambah aroma dan warna.

Sendawa. Namanya lucu banget. Meski berbutir putih layaknya garam, bumbu ini berfungsi untuk memberi warna merah dan tekstur kenyal pada kornet daging atau lidah. Euh.